Selamat Datang Di Dunia Arfianhero
Mengapa nama blog ini Arfianhero?
Ya, tentu saja ini pelesetan dari nama si pemilik blog, hehehe...
Saat ini sedang bekerja keras untuk mendapatkan prestasi baik di bangku kuliah, walaupun kenyataan tidak semudah membalikkan telapak tangan.
Motto = Berpikir ke depan namun maksimalkan hari ini.
Translate
by : BTF
Label
- Anime/Manga (1)
- Blog (2)
- Download CHIP (1)
- Fotografi (1)
- Gallery (1)
- Kesehatan (1)
- Motivasi (7)
- Passing Grade PTN (5)
- Peluang Uang (1)
- Pengalaman (10)
- Pengetahuan (2)
- Peristiwa (5)
- Politik (1)
- Properti (3)
- Tips Elektronik (4)
- Universitas (17)
- Windows 7 (1)
Followers
Daftar Gedung Tertinggi Di Dunia/List of Tallest Buildings 22
05.27
Daftar 50 Gedung Tertinggi di dunia saat ini/ List of Tallest Buildings in The World:
Burj Dubai telah menjadi bangunan tertinggi di dunia yang pernah dibuat oleh manusia. Dimulai dari melewati ketinggian Taipei 101 sebagai bangunan tertinggi di dunia pada 21 Juli 2007. Pada tanggal 12 September 2007, Burj Dubai berhasil melewati ketinggian CN Tower sebagai struktur bebas (tanpa penyangga) tertinggi di dunia dan pada tanggal 7 April 2008 struktur tertinggi di dunia dari Menara KVLY-TV yang berada di Blanchard, North Dakota, Amerika Serikat berhasil dilewati. Ketinggian pastinya masih dirahasiakan sampai bangunan selesai, namun dipercayai kira-kira 818 meter (2.683 kaki). Struktur tertinggi yang pernah dibuat oleh manusia, Menara Radio Warsawa 645,4 m (2.120 kaki) dibuat pada 1974 (namun runtuh pada saat renovasi pada 1991) berhasil dilewati pada 1 September 2008.
Taipei 101 adalah pencakar langit setinggi 101 tingkat di Distrik Xinyi, Taipei, Taiwan. Nama resminya adalah Gedung Finansial Internasional Taipei. Menara ini ditetapkan sebagai salah satu gedung tertinggi di dunia saat ini oleh tiga dari empat standar yang dibuat oleh Konsil Gedung Tinggi dan Habitat Urban.
Petronas membangun Menara Petronas sebagai kantor pusatnya. Petronas merupakan salah satu sponsor utama dari tim Formula Satu Sauber, dan dia menyediakan pelumas dan bahan bakar untuk tim tersebut. Dia juga memiliki 40% dari Sauber Petronas Engineering, perusahaan yang membuat sasis yang menggunakan mesin rancangan Scuderia Ferrari yang digunakan oleh tim Sauber. Petronas juga merupakan sponsor utama dari Grand Prix Formula-1 Malaysia.
Pada 2004, Menteri dalam Departemen Perdana Menteri, Datuk Mustapa Mohamed, mengumumkan bahwa Petronas menyumbangkan RM 25 milyar ke harta negara untuk pemasukan 25% yang dikumpulkan melalui "dividend" dan pemasukan lainnya.
Menara Sears (Sears Tower) adalah pencakar langit di Chicago, Illinois. Gedung ini merupakan gedung tertinggi di Amerika Serikat sejak tahun 1973 setelah mengalahkan ketinggian World Trade Center. Sebelumnya, World Trade Center merupakan gedung tertinggi di AS selama setahun setelah mengungguli Gedung Empire State. Menara Sears dibangun konglomerat bisnis eceran Sears, Roebuck and Company. Perancangnya adalah arsitek kepala Bruce Graham dan insinyur struktur Fazlur Khan dari Skidmore, Owings and Merrill.
Pembangunan dimulai bulan Agustus 1970, dan dicapai tinggi maksimum gedung seperti direncanakan pada tanggal 3 Mei 1973. Ketika selesai, ketinggian Menara Sears mengungguli World Trade Center di New York City, dan menjadi gedung tertinggi di dunia. Gedung ini terdiri dari 108 lantai, namun pemilik gedung menghitung lantai atap sebagai lantai 109, dan bagian paling atas yang berisi peralatan mekanik sebagai lantai 110. Tinggi gedung sampai ke atap adalah 442 m, dihitung dari pintu masuk sebelah timur.
Pada bulan Februari 1982, dua antena televisi dipasang di atas bangunan sehingga ketinggian menara ini bertambah menjadi 520 m. Selanjutnya pada 5 Juni 2000, antena di sisi barat diperpanjang menjadi 527 m untuk memperbaiki penerimaan stasiun televisi lokal WMAQ-TV yang merupakan anggota jaringan televisi NBC.
Central Plaza juga merupakan gedung beton bertulang tertinggi di dunia, sampai dikalahkan oleh CITIC Plaza di Guangzhou. Bangunan ini menggunakan rencana lantai segitiga. Di atap gedung terdapat tiang tempat empat buah lampu neon yang berfungsi sebagai penunjuk waktu. Warna lampu neon berubah-ubah sesuai waktu yang ditunjukkan. Lampu neon menyala satu demi satu dalam interval 15 menit hingga genap satu jam dengan lampu neon keempat, dan diulangi dari neon pertama dengan warna baru pada jam berikutnya.[1]
Sebuah anemometer dipasang di bagian ujung tiang gedung. Anemometer ini berada pada ketinggian 378 meter di atas permukaan laut. Panjang tiang di atap gedung adalah 102 meter. Di gedung ini juga terdapat gereja tertinggi di dunia--Hong Kong City Church.
Daftar 50 Gedung Tertinggi di dunia saat ini/ List of Tallest Buildings in The World:
Daftar 50 Gedung Tertinggi di dunia saat ini/ List of Tallest Buildings in The World:
Daftar 50 Gedung Tertinggi di dunia saat ini/ List of Tallest Buildings in The World:
Daftar 50 Gedung Tertinggi di dunia saat ini/ List of Tallest Buildings in The World:
Daftar 50 Gedung Tertinggi di dunia saat ini/ List of Tallest Buildings in The World:
Perkembangan jaman membawa teknologi ke arah yang lebih maju. Dengan perkembangan itu, maka dapat dibangun gedung-gedung pencakar langit di dunia. Alasan dibangun gedung pencakar langit itu bermacam-macam. Ada yang beralasan bahwa tanah di pusat kota semakin sempit sehingga dibutuhkan gedung tinggi untuk mensiasatinya, ada yang bertujuan agar kotanya memiliki ikon, mendatangkan turis lokal maupun asing, menghasilkan devisa, ingin dipandang oleh negara luar, dan sebagainya. Semoga saja keserakahan bukan salah satu alasannya.
Berikut beberapa gedung tertinggi di dunia:
1. Burj Dubai
Rekor:
Menara ini akan mempunyai elevator tercepat dengan kecepatan 60 km/jam atau 16.7 m/s.
Bangunan dengan paling banyak lantai: 160 (sebelumnya Sears Tower dan World Trade Center - 110 lantai)
Menara ini akan mempunyai elevator tercepat dengan kecepatan 60 km/jam atau 16.7 m/s.
Bangunan dengan paling banyak lantai: 160 (sebelumnya Sears Tower dan World Trade Center - 110 lantai)
2. Taipei 101
Dalam banyak aspek, gedung baru ini adalah salah satu pencakar langit yang paling maju yang pernah dibuat sampai sekarang. Gedung ini memiliki keunggulan yaitu fiber optik dan hubungan internet satelit yang dapat mencapai kecepatan 1 gigabyte per detik. Toshiba telah menyediakan dua lift tercepat di dunia yang dapat mencapai kecepatan maksimum 1.008 meter per menit (63 km/jam atau 39 mil/jam) dan mampu membawa pengunjung dari lantai dasar ke lantai pengamat di lantai 89 dalam waktu 39 detik. Sebuah pendulum seberat 800 ton dipasang di lantai 88, menstabilkan menara ini terhadap goyangan yang timbul dari gempa bumi, angin topan maupun gaya geser dari angin.
Luas total 450.000 meter persegi, dengan 214.000 meter persegi untuk fasilitas perkantoran, 77.500 meter persegi untuk kebutuhan komersial sedangkan 73.000 meter perseigi lainnya untuk area parkir.
Luas total 450.000 meter persegi, dengan 214.000 meter persegi untuk fasilitas perkantoran, 77.500 meter persegi untuk kebutuhan komersial sedangkan 73.000 meter perseigi lainnya untuk area parkir.
3. World Financial Center, Shanghai, China
Merupakan gedung tertinggi di China saat ini. Tingginya 492 meter. Jumlah lantainya 101. Fungsi utama dari gedung ini adalah sebagai hotel dan kantor komersial. Hotelnya adalah hotel bintang 6. Bangunannya secara sempurna selesai dibangun pada tahun 2008.
4. Petronas Tower 1, Kuala Lumpur, Malaysia
5. Petronas Tower 2, Kuala Lumpur, Malaysia
Petronas, kependekan dari Petroliam Nasional Berhad, adalah perusahaan minyak dan gas milik negara Malaysia yang didirikan pada 14 Agustus 1974. Petronas memiliki 103 anak perusahaan, dan memiliki sebagian 19 perusahaan dan berhubungan dengan 55 perusahaan. Bersama-sama, perusahaan-perusahaan ini membentuk Grup Petronas, yang bergerak dalam aktivitas berdasar minyak dan gas.
Pada 2004, Menteri dalam Departemen Perdana Menteri, Datuk Mustapa Mohamed, mengumumkan bahwa Petronas menyumbangkan RM 25 milyar ke harta negara untuk pemasukan 25% yang dikumpulkan melalui "dividend" dan pemasukan lainnya.
6. Nanjing Greenland Financial Center, China
Tingginya 460 meter dengan jumlah lantai 66. Fungsi utamanya adalah hotel dan perkantoran. Selesai pada tahun 2009.
7. Sears Tower, Chicago
Pembangunan dimulai bulan Agustus 1970, dan dicapai tinggi maksimum gedung seperti direncanakan pada tanggal 3 Mei 1973. Ketika selesai, ketinggian Menara Sears mengungguli World Trade Center di New York City, dan menjadi gedung tertinggi di dunia. Gedung ini terdiri dari 108 lantai, namun pemilik gedung menghitung lantai atap sebagai lantai 109, dan bagian paling atas yang berisi peralatan mekanik sebagai lantai 110. Tinggi gedung sampai ke atap adalah 442 m, dihitung dari pintu masuk sebelah timur.
Pada bulan Februari 1982, dua antena televisi dipasang di atas bangunan sehingga ketinggian menara ini bertambah menjadi 520 m. Selanjutnya pada 5 Juni 2000, antena di sisi barat diperpanjang menjadi 527 m untuk memperbaiki penerimaan stasiun televisi lokal WMAQ-TV yang merupakan anggota jaringan televisi NBC.
8. Guangzhou West Tower, China
Guangzhou West Tower adalah gedung dengan tinggsi sekitar 432 meter dengan jumlah lantai 103. Bangunan ini berada di Zhujiang Avenue West Tianhe District di Guangzhou, China. 69 lantai di bagian bawah digunakan untuk perkantoran, lantai 70-98 digunakan sebagai hotel dan dilantai 99 dan 100 digunakan sebagai tempat observasi. Konstruksinya dibuat oleh Wilkinson Eyre, pada tahun 2005. Akan selesai pada tahun 2009.
9. Jin Mao Tower
Jin Mao Tower adalah gedung setinggi 421 meter berjumlah 88 lantai, bangunannya selesai pada tahun 1999.
10. Two International Finance Center, Hongkong
Merupakan salah satu dari sedikit gedung yang menggunakan double deck elevator. Tinggi gedung ini adalah 415,03 meter dengan jumlah lantai 88. Arsitekturnya termasuk post modern. Banyak digunakan sebagai perkantoran komersial.
11. Trump International Hotel, Chicago
Gedung setinggi 414,99 meter dengan jumlah lantai 96, yang fungsi utamanya adalah sebagai tempat peristirahatan dan residensial. Pembangunnya siapa lagi kalau bukan Donald Trump. Gedung ini akan selesai dibangun pada tahun 2009.
12. Citic Plaza, Guangzhou, China
Gedung ini tingginya 391 meter dengan jumlah lantai 80. Gedung ini pernah menjadi gedung tertinggi di Asia antara tahun 1997-1998 sebelum menara Petronas dibangun.
13. Sun Hing Square, Shenzhen, China
Gedung ini tingginya 384 meter dengan jumlah lantai 69. Fungsinya adalah sebagai apartmen, tempat perkantoran, dan shoping center.
14. Empire State Building, New York City
Gedung Empire State atau Empire State Building adalah gedung pencakar langit yang memiliki 102 lantai di New York City dengan gaya Art Deco. Bangunan ini didesain oleh Shreve, Lamb and Harmon dan rampung pada tahun 1931. Namanya diambil dari nama julukan negara bagian New York. Sejak runtuhnya World Trade Center pada Serangan 11 September, bangunan ini kembali menjadi bangunan tertinggi di New York City. Saat ini, bangunan ini adalah bangunan kedua tertinggi di Amerika Serikat setelah Sears Tower di Chicago.
15. Central Plaza, Hongkong
Central Plaza adalah gedung pencakar langit tertinggi kedua di Hong Kong. Dengan tinggi 374 meter, Central Plaza hanya kalah tinggi dari 2 IFC (415 meter) yang ada di Central, Hong Kong.
Gedung ini terletak di Harbour Road 18, Wan Chai di Pulau Hong Kong. Dari 1992 sampai 1996, gedung ini adalah gedung tertinggi di Asia sampai Shun Hing Square di Shenzhen, Republik Rakyat Cina selesai dibangun. Gedung berlantai 78 ini selesai pada bulan Agustus 1995. Tinggi gedung Central Plaza mengalahkan Bank of China Tower, dan memegang rekor sebagai gedung tertinggi di Hong Kong hingga pembangunan 2IFC selesai.Central Plaza juga merupakan gedung beton bertulang tertinggi di dunia, sampai dikalahkan oleh CITIC Plaza di Guangzhou. Bangunan ini menggunakan rencana lantai segitiga. Di atap gedung terdapat tiang tempat empat buah lampu neon yang berfungsi sebagai penunjuk waktu. Warna lampu neon berubah-ubah sesuai waktu yang ditunjukkan. Lampu neon menyala satu demi satu dalam interval 15 menit hingga genap satu jam dengan lampu neon keempat, dan diulangi dari neon pertama dengan warna baru pada jam berikutnya.[1]
Sebuah anemometer dipasang di bagian ujung tiang gedung. Anemometer ini berada pada ketinggian 378 meter di atas permukaan laut. Panjang tiang di atap gedung adalah 102 meter. Di gedung ini juga terdapat gereja tertinggi di dunia--Hong Kong City Church.
Kota masa depan akan seperti apa yah? Saat ini saya memikirkan, bahwa dari semua perkembangan jaman dari masa ke masa, yang saya rasa belum mencapai puncaknya adalah asitektur dari suatu bangunan. Di saat handphone pertama kali ada sekitar tahun 1980-an sampai sekarang, perkembangannya sungguh sangat cepat sekali. Dulu tahun 2002 dimana handphone canggih maksimal berkamera VGA , bersistem operasi symbian versi pertama, layar berwarna, ringtone poliponik, ada radio, kini hanya berselang 7-8 tahun saja, perkembangannya sungguh luar biasa. Handphone dengan spesifikasi di atas, jaman sekarang sudah termasuk kategori low entry atau umum. Begitu juga dengan TV dan komputer yang semakin kecil, tipis, dan mudah dibawa kemana-mana. Ada banyak lagi perubahan yang begitu cepat, sebut saja mobil, radio, kulkas, kamera, mikroskop, dan sebagainya.

Namun yang saya rasa perubahannya tidak terlalu signifikan seperti yang di atas adalah bangunan atau gedung. Lihat rumah di sekitar kita, yang modelnya itu-itu saja, kecuali kalau anda tinggal di lingkungan elit yah,hehehe. Kalau handphone dari tahun 1980-an sampai sekarang perubahannya cepat sekali, namun rumah kita mungkin dari dulu sampai sekarang sama saja bentuknya. Bahkan banyak juga rumah jaman ini yang masih terbuat dari bilik bambu atau seng, yang kira-kira dipakai sebagai bahan bangunan dari beberapa abad yang lalu, yah walaupun sebenarnya bukan tidak ingin diganti ke bahan bangunan yang lebih bagus lagi, akan tetapi karena kekurangan biaya, untuk makan saja susah. Begitu juga dengan gedung-gedung bertingkat yang pada umumnya modelnya hampir serupa dari jaman ke jaman.
Nah disini ada sebuah rancangan bangunan masa depan dari seorang arsitek bernama Vincent Callebaut. Inilah rancangan bangunan masa depannya:

Menurut Perkiraan dari GIEC, bahwa perubahan iklim global akan menaikkan permukaan air antara 20-90 cm selama abad 21. Setiap kenaikan suhu 1°C akan mengakibatkan air naik 1 meter. Kenaikan air ini akan mempengaruhi 0.05% di Uruguay, 1% di Mesir, 6% di Belanda, 17.5% di Bangladesh dan lebih dari 80% di daerah atoll Majuro di Marshall dan pulau-pulau Kiribati hingga pulau-pulau di Maldives. Sebagai solusi atas masalah ini, maka arsitek Vincent Callebaut membuat suatu rancangan bangunan yang berfungsi melindungi manusia dari perubahan iklim global. Vincent Callebaut menyebut rancangan bangunannya sebagai Lilypad. Inspirasi dari daun lilypad Amazonia Victoria Regia, dari keluarga Nympheas, tanaman air yang ditemukan oleh ahli tanaman Jerman Thaddeaus Haenke.
Vincent merupakan arsitek yang sangat peduli pada lingkungan global. Berbagai desain arsitekturnya selalu menyangkut masalah lingkungan. Tahun 2007 dia membuat lima buah proyek yaitu; Anti-Smog, Innovation Centre in Sustainable Development, Paris, France, Perfumed Jungle, Ecological Master plan for the Central Waterfront, Hong Kong, China, Ecomic Tower, Ecological and Metropolitan Informatic Center, Mexico City, Mexico, Childhood’s Greentower, Crib for the Early Childhood, Paris, France, Neuronal Alien, Landscape design for the Vatnsmyri Airfield, Reykjavik, Iceland.
Dia mengemukakan bahwa prinsip Archimedes bahwa cairnya es tidak akan merubah peningkatan permukaan air. Sama halnya dengan mencairnya es di dalam air di gelas. Namun ada dua sumber air raksasa yang tidak berada diatas air yang akan mencair dan langsung menuju ke laut yang menyebabkan naiknya permukaan air laut. Hal ini berhubungan dengan gunung es di Antratika dan Greenland disisi lain, serta benua es. Hal lain yang menyebabkan naiknya permukaan laut tidak ada sangkut pautnya dengan menacirnya es, tetapi dilatasi air yang terjadi akibat pengaruh suhu udara.
Bangunan ini berfungsi sebagai tempat perlindungan terhadap air yang semakin meninggi untuk masa depan sekitar 50.000 penduduk bumi. Dia percaya bahwa penduduk akan mencari tempat perlindungan dari ancaman iklim global. Struktur dari bangunan ini ditutupi tanaman hijau pada bagian dinding dan atap, dan bagian bawah sebagai tempat peristirahatan dikelilingi ekosistem alam laut dan planktons.
Lilypad kota lingkungan yang mengapung dengan zero emisi udara. Melalui teknologi energi dari matahari (solar), angin, gelombang laut dan biomass. Bahkan dapat memperoses gas CO2 di adalam atmosfer dan meresap ke kulitnya yang terbuat dari titanium dioxide.
Namun sayangnya, mengapa cuma untuk 50.000 penduduk, bahwa penduduk masa kini hampir mencapai 7 milyar orang. Yaa, jawabannya adalah karena bangunan ini dibuat hanya untuk orang-orang kaya saja. Yang bukan kategori orang kaya raya di dunia, siap-siap mendapat ketidakadilan manusia di bumi ini.
Vincent Callebaut berharap bahwa bangunan ini akan ditransisikan ke kenyataan pada tahun 2100. Wow, masih ada di dunia gak yah.
Dsini saya ingin membagikan majalah CHIP edisi lama yang mungkin ada beberapa orang yang membutuhkannya. Mungkin banyak yang bilang ini tidak berguna, untuk apa membaca informasi teknologi jaman dulu, sama aja ketinggalan jaman. Saya pikir juga begitu, tetapi bisa saja anda termasuk pengkoleksi majalah CHIP namun ada beberapa edisi lama yang tidak punya, atau orang-orang yang ingin mengingat kembali bagaimana teknologi sekitar 5-7 tahun yang lalu namun kesulitan mencari sumbernya. Nah, disini bisa mendownload beberapa majalah CHIP edisi lama versi PDF. Untuk kali ini, saya baru bisa memberikan beberapa edisi dahulu, yaitu:
CHIP 2002 edisi 1:
Salah satu topik : Tes 8 Search Engine Lokal
CHIP 2002 edisi 2:
Salah satu topik : Panduan Membersihkan sampah driver, registry, dan program, agar Windows Berjalan Optimal
CHIP 2002 edisi 3 :
Salah Satu Topik : Penjelasan Masing-Masing Standar Teknologi Wireless
CHIP 2002 edisi 4 :
Salah Satu Topik : Menghias Website Anda Dengan Animasi Memukau Dalam Waktu Singkat
CHIP 2002 edisi 5 :
Salah Satu Topik : Jadikan Handphone Anda Sebagai Alat Multifungsi Dengan Bantuan PC dan Software yang Tepat
CHIP 2003 edisi 1 :
Salah Satu Topik : Prosesor Tepat Dan Terbaik, Intel vs. AMD
CHIP 2003 edisi 5 :
Salah Satu Topik : Download Mudah, Cepat, dan Stabil
Murid-murid kelas 3 SMA tidak hanya disibukkan oleh persiapan UN saja, akan tetapi persiapan dalam rangka menghadapi tes PTN pun juga harus dilaksanakan bagi siapa yang ingin meneruskan pendidikan ke universitas yang baik. Termasuk juga saya yang baru-baru ini mengalaminya.
Saya seringkali teringat akan segala yang berhubungan dengan perguruan tinggi. Entah itu persiapannya, tesnya, kepasrahan, dan bagaimana menghadapi hasilnya, itu yang sangat berkesan bagi saya sampai saat ini. Apalagi ketika tahu bahwa tes PTN justru dimulai sebelum ujian nasional dilaksanakan, seringkali berpikir bahwa tes PTN lebih penting daripada persiapan Ujian Nasional. Padahal tidak begitu, kalaupun lulus PTN tetapi tidak lulus UN, sama saja percuma. Lagipula materi antara tes PTN dan Ujian Nasional berbeda sekali. Ujian nasional sudah dikasih tahu kisi-kisi materi yang akan keluar di UN. Sedangkan tes PTN, jenis soalnya terserah si pembuat soal.
Saya mempersiapkan tes PTN dengan masuk ke sebuah bimbel yang cukup populer. Saya masuk ke bimbel pada smester 2 sekolah. Padahal sebelum-sebelumnya saya tidak pernah ikut bimbel sama sekali. Berpikir kalau bimbel itu untuk apa sih, toh bisa belajar sendiri, yang membedakan ada guru dan tidak ada gurunya. Akan tetapi sejak smester 2 bangku SMA, saya tersugesti dengan lingkungan sekitar saya. Banyak sekali di kelas 3 SMA ini yang mengikuti bimbel. Dan paling banyak justru mengikutinya dari smester 1. Merasa kalau saya akan tertinggal dan kalah bersaing jika tidak mengikuti bimbel apapun, akhirnya saya memutuskan ikut bimbel pada smester 2.
Intensif 2 kali seminggu saya lakukan. Try Out setiap bulan saya laksanakan. Kadang-kadang saya malas melakukannya. Seringkali pada jam bimbel dimulai, saya masih dirumah tidur dengan pulasnya hehe. Akhirnya datang telat, datang pada jam kedua, atau tidak datang sama sekali. Kalau tidak datang sama sekali, kadang ada perasaan menyesal, tapi tetap dilakukan hehehe.
Saya senang dengan guru di tempat bimbel saya yang menjelaskan dengan suara yang jelas, ada selera humornya, dan sebagainya. Awalnya saya menganggap remeh ikut bimbel, tetapi ternyata anggapan itu salah. Di bimbel, diberi tahu hal-hal yang belum pernah ada dalam buku pelajaran yang saya punya, akan tetapi justru itu sangat berguna dalam tes. Sebagai contoh adalah jenis-jenis soal bahasa indonesia yang akan keluar di tes PTN, kalau belajar sendiri, sering kali sulit mencari jawaban mengapa kok bukan ini yang benar, tetapi yang itu, dsb, karena bahasa indonesia bukanlah ilmu yang pasti. Walaupun pikiran bisa menganalisis sendiri bagaimana jawaban itu kok bisa benar, akan tetapi sering sekali salah. Di bimbel, saya dikasih tahu mengapa jawaban dari soal bahasa indonesia itu yang ini, bukan yang itu, karena ada rumusnya sendiri, yang tentu beda dengan rumus ilmu eksak. Jadi ada panduan yang saya dapatkan, bukan dari analisis semata. Selain itu, dengan masuk bimbel, saya sering belajar dari soal-soal yang rumit, yang seringkali butuh diajari, tidak hanya memelajarinya sendiri. Dan apakah saya bisa membuktikan lebih baik belajar di rumah sendiri daripada ikut bimbel?ternyata tidak, kalau belajar sendiri ada-ada saja setan yang lewat untuk bermalas-malasan. Kalau ikut bimbel, mau malas bisa saja tidak datang, akan tetapi tidak mau dong mensia-siakan biaya untuk ikut bimbel.
Selain ikut bimbel, saya juga mencari-cari informasi di internet. Mengenai jurusan yang akan dipilih, biaya ujian, uang pangkal, jenis soal yang pernah keluar, pengalaman orang lain yang pernah ikut tes PTN saya cari di Internet. Salah satu yang paling berguna bagi saya adalah sebuah forum pecinta SPMB. Namanya adalah SPMB-lover. Banyak sekali informasi berguna di sana, informasi yang terbukti dengan pengalaman orang-orang yang pernah ikut tes, atau anak-anak baru seperti saya yang saling bertukar informasi.
Kalau tidak salah saya bergabung dengan forum itu setelah tes SIMAK UI dilaksanakan. Awalnya saya bergabung karena ada teman yang mengatakan bahwa di forum itu kita bisa ikut Quick Count SIMAK UI, untuk mengira-ngira dari jawaban soal kita, apakah kita berpeluang masuk ke salah satu jurusan yang saya incar. Kuncinya waktu itu saya menggunakan kunci jawaban dari NF di situsnya nf-kunciujian masuk.blogspot.com. Setelah itu saya memulai bergabung di sana, makin lama saya makin membutuhkan informasi dari forum itu, yang mungkin tidak akan bisa saya dengar dari orang-orang sekitar saya. Akhirnya sampai saat ini saya sudah menjadi penghuni tetap di forum spmb lover. Saya banyak berterima kasih dari forum itu, kalau tidak ada, sulit sekali mencari informasi-informasi penting. Apalagi yang menjadi adminnya adalah orang-orang yang masih berkuliah di PTN ternama. Jadi informasi yang didapat bisa up to date, terpercaya, dan aktual.
Dan akhirnya, dari semua tes PTN yang saya jalani, saya diterima di Sistem Informasi UI. Awalnya saya kurang begitu memahami apa itu jurusan sistem informasi. Waktu itu SI adalah pilihan kedua saya di UI, jadi kurang informasi yang saya cari. Yang saya tahu hanya sekedar sistem informasi itu satu fakultas dengan ilmu komputer UI. Setelah saya tahu secara mendalam lagi, saya merasa kalau itu adalah yang paling terbaik bagi saya. Bisa saja saya waktu itu diterima di pilihan 1 atau tidak diterima sama sekali. Mengapa yang awalnya saya sangat berniat di pilhan 1 dan begitu tahu jawaban yang saya kerjakan di tes ternyata banyak yang tidak teliti, bahkan soal termudah sekalipun saya salah, saya tetap berharap agar di terima di pilihan 1, walaupun tahu jika dihitung skor saya berada pada passing grade bimbel di tempat saya, dan itu sangat rentan digoyahkan oleh orang lain. Dan pada pengumuman ternyata saya tidak diterima di pilihan 1. Entah kenapa, saya yang begitu berharap di pilihan 1, dan menduga-duga akan kecewa jika tidak diterima di pilihan itu, pada saat pengumuman dan tahu hasilnya, rasa kecewa itu tidak dirasakan, entah kenapa saya melupakan pikiran dan niat saya di pilhan 1. Sebenarnya saya juga mengikuti tes PTN lain setelahnya, walaupun sudah diterima di SI UI. Tetapi niat saya untuk mengikuti tes PTN lainnya itu kurang. Ada salah satu jurusan incaran saya di PTN lain sebelum saya diterima di SI UI. Setelah diterima di SI UI, saya mengikuti tes untuk jurusan tersebut di PTN lain. Akan tetapi, niat saya kok melumer untuk jurusan tersebut. Lantas untuk apa mengikuti tes PTN yang saya incar itu tapi tidak niat?Itu kan sama saja buang-buang uang untuk pendaftaran dan segala macamnya. Jawabannya adalah rasa penasaran saya yang ingin melihat dan menjawab pertanyaan dari soal-soal yang diberikan dalam tes PTN tersebut. Karena soal-soal dan materinya berbeda dengan tes PTN pada umumnya. Selain itu saya mengincar nama, padahal dalam diri saya menolak akan hal itu. Yaudah, saya mengerjakan tes itu dengan seadanya. Dalam hati ketika mengerjakan tes, memikirkan jika saya diterima, maka bayarannya akan mahal sekali dibandingkan PTN lainnya, biaya hidup yang tinggi jika bersekolah di PTN itu, saya akan menyia-nyiakan uang yang telah dibayar di UI, dan melihat orang tua yang jika masuk PTN tersebut maka mereka akan sendiri, karena kakak saya yang juga kuliah di luar kota, dsb. Dan pada akhirnya, saya tidak diterima di PTN itu.
Oleh karena itu, apa yang saya dapatkan saya saat ini, adalah yang terbaik dari semuanya. Karena saya masih mempercayai bahwa hidup bukan karena ketidaksengajaan belaka. Ada yang mengatur itu semua.
LIHAT ARTIKEL TERKAIT:
2 Juli kemarin saya daftar ulang UI. Jadwal daftar ulang UI adalah jam 08.00-15.00. Tapi masih bisa diperbolehkan masuk jika telat sampai jam 10.00. Sebenarnya hari sebelumnya, saya sudah datang ke UI untuk berkeliling-keliling UI bersama teman-teman saya yang diterima di UI dari luar daerah. Waktu itu, karena tahu kalau tempat daftar ulang akan dilaksanakan di Balairung UI, maka saya ke sana. Di sana, ada petugas yang sedang menyiapkan alat-alat untuk daftar ulang. Oleh karena itu, kami bertanya dengan petugas itu. Petugas itu bilang, biasanya banyak anak-anak calon mahasiswa UI yang datang daftar ulang jam 06.00. Saya pikir untuk apa datang sepagi itu, jam karet bisa saja ada.
Akan tetapi, saya menyadari kalau apa yang petugas itu benar. Keesokan harinya saya datang kesana. Berpikir kalau mungkin ada ngaretnya-maaf kalau ini pikiran yang kurang baik- saya sampai di Balairung sekitar jam 08.30. Tapi ternyata, sungguh sudah ramai sekali. Dan itu dilakukan dengan mengantri. Untuk menunggu masuk ke dalam balairungnya saja harus menunggu sekitar 5 jam, HANYA UNTUK MENUNGGU MASUK KE DALAM, dari jam 08.30-13.30.
Akhirnya setelah masuk ke Balairung, ternyata masih harus mengantri lagi. Mengantri untuk menyerahkan berkas yang dibawa. Setelah itu mengantri mencoba ukuran jaket kuning. Mengantri foto untuk Kartu Mahasiswa. Setelah itu, mengantri lagi untuk dikasih kwitansi pembayaran biaya pendidikan. Kemudian mengantri dipanggil namanya untuk mengambil Kartu Mahasiswa. Yang terakhir mengambil Jaket Kuning dan kartu untuk tes kesehatan. Itu antrian untuk di dalam balairung saja.
Setelah keluar balairung, naik bis kuning ke DKFM untuk diperiksa kesehatannya. Saya kira disana tidak terlalu ramai. Tetapi dugaan itu salah, ramainya sama saja. Mengantri untuk daftar dan isi kartu tes kesehatan. Setelah itu mengantri diperiksa menggunakan radiologi kalau tidak salah, di dalam sebuah bis rumah sakit-saya menyebutnya begitu-. Kemudian diperiksa tinggi dan berat badan, masuk ke dalam gedung, naik ke lantai 2, mengantri lagi untuk dicek apakah pernah mengidap suatu penyakit atau tidak. Setelah itu, masuk ke dalam ruangan yang banyak berisi dokter-dokter muda-sebenarnya hampir semuanya dari awal yang menangani dokter muda-dicek tekanan darah, mata, mulut, dsb. Dan akhirnya selesai. Untuk pemeriksaan kesehatan, selesai dalam 2 jam, atau pada pukul 15.30.
Akhirnya naik bis kuning dibawa ke Balairung lagi. Disana banyak stand-stand berdiri. Karena saya anak fasilkom, maka saya masuk ke stand fasilkom. Disana disuruh mengisi daftar hadir dan biodata. Setelah itu keluar, bersama teman-teman saya yang lain, duduk-duduk di sebuah pondasi, sambil menghilangkan rasa lelah. Akhirnya saya pulang jam 17.00, sore hari. Sampai rumah pukul 18.00.
Pokoknya sampai rumah itu capek sekali. Setelah sholat maghrib, langsung tidur. Tapi sesungguhnya daftar ulang UI adalah salah satu pengalaman yang luar biasa yang mungkin tidak terlupakan. Selain karena waktunya sangat lama dan melelahkan sekali, disana secara tidak sengaja bertemu dengan teman yang dulu sama-sama ikut olimpiad astronomi. Disana juga saya berkenalan dengan anak Aceh yang diterima di PPKB (sejenis PMDK) Teknik Sipil UI, padahal dia sesungguhnya diterima di FTTM ITB. Dia lebih mrmilih UI karena dia tidak ingin angkatan di bawahnya tidak bisa ikut PPKB UI, karena jika ia menolak PPKB UI, maka selama 3 tahun sekolahnya tidak akan diberikan hak untuk mengikuti jalur PPKB. Sungguh sangat mulia sekali saya berpikir kepadanya. Saya juga berkenalan dengan anak Kanisius yang diterima PPKB Teknik mesin UI dan anak Sutomo Medan yang diterima di Arsitektur Interior. Pokoknya obrolan yang sangat luar biasa bagi saya. Katanya, banyak anak Sutomo Medan dan Kanisius Jakarta yang diterima di NTU, NUS, Australia, dsb. Kemudian yang dari ACeh. Saya tau dia sangat cerdas. Kalau tidak salah saudaranya ada yang diterima di FTTM ITB, dan sekarang smester 4, IPK-nya sempurna 4.00. Dia sudah mendapat tawaran dari perusahaan luar dengan nilai 500 juta rupiah. Luar biasa ya. Selain itu, saya bisa bertemu dengan teman-teman saya waktu saya tinggal di Lampung yang diterima di UI.
Ya itulah, beberapa kejadian yang saya alami sewaktu daftar ulang UI.
LIHAT ARTIKEL TERKAIT:
Banyak sekali manga ( atau yang lebih banyak kita sebut komik) diciptakan di Jepang. Kualitasnya diakui di seluruh dunia. Tidak ada yang menyangsikan bahwa Jepang adalah benar-benar bangsa yang cerdas dan memiliki kerja keras yang tinggi. Mereka menghargai apa yang mereka ciptakan. Ya itu tadi, bentuknya adalah melalui manga/komik yang mereka ciptakan.
Sulit untuk menandingi kualitas dari manga Jepang. Ya memang karena pekerjaan sebagai seorang komikus di Jepang adalah pekerjaan yang termasuk diakui di sana. Tentunya para komikus di Jepang sana, tidak akan menjatuhkan nama bangsanya dengan menciptakan karya yang tidak berkualitas. Karya yang tidak berkualitas tidak akan diterbitkan oleh penerbit di sana. Bahkan harus menerima ucapan pahit dari pihak penerbit kalau karyanya ditolak. Bayangkan, untuk menggambar komik dengan gambar sekualitas Jepang itu tidak mudah. Sulit sekali untuk belajar secara otodidak. Biasanya seorang komikus harus belajar dulu di sebuah lembaga ( atau dengan kata lain tempat les) untuk menggambar komik. Yang sulit dipelajari jika belajar secara otodidak adalah kehalusan gambar, ekspresi, gerakan, lekukan tubuh dan pakaian, dan sebagainya, yang merupakan detail yang sangat penting. Selain itu, sebenarnya yang paling penting adalah jalan cerita dari komik itu. Kalau ceritanya menarik, atau lucu, banyak yang menyukainya. Tahu kan komik Shinchan, menurut kita gambarnya tidak seberapa bagus, namun dari segi cerita, humornya memang luar biasa. Dan manganya pun banyak peminat di seluruh dunia.
Biasanya manga-manga yang populer di Jepang, juga diterbitkan oleh penerbit luar. Termasuk Indonesia. Untuk menerbitkan komik Jepang, penerbit Indonesia membayar royalti kepada pihak di Jepang sana. Jika komiknya termasuk komik yang laku keras, maka harga royaltinya pun tinggi. Salah satu komikus terkaya di Jepang adalah Aoyama Gosho, pembuat komik Detective Conan yang sampai sekarang komiknya belum tamat di Jepang.
Menyebutkan komik apa saja yang bagus di Jepang pastinya tidak akan ada habisnya. Biasanya pengarang komik terkenal di Jepang, membuat suatu fanbook atau book art yang berisi berbagai keterangan dan gambar-gambar yang sangat menarik dan berkualitas sekali. Saya akan menampilkan beberapa gambar yang menurut saya baik dari beberapa komik yang sangat populer tidak hanya di Jepang atau Indonesia, tetapi juga dunia.
NARUTO
Huh akhirnya...Sudah lama saya merasa kalau sudah jarang ngepost lagi yah, hampir 3 minggu kalau tidak salah. Bukan kenapa-napa, cuma karena ada rasa jenuh sementara dan kebetulan juga kalau stabilizer untuk komputer rumah saya rusak, yah pada akhirnya ditunda dulu untuk posting di blog ini.
Judulnya pasti sudah sangat familiar sekali yaa? Bagaimana tidak, kecelakaan Pesawat Hercules, kasus mengenai Manohara Odelia Pinot yang katanya disiksa oleh Raja Kelantan (Tengku Titi kalo ga salah panggilan akrabnya), Ibu Prita Mulyasari yang dipenjara 3 minggu dan sekarang menjadi tahanan kota hanya karena menyatakan yang dia alami di Rumah Sakit Omni Internasional kepada teman-temannya melalui e-mail, dan Malaysia yang seenaknya tanpa aturan masuk ke wilayah Ambalat, Indonesia.
Kejadian-kejadian di atas sangat menyita perhatian media massa dan masyarakat. Lihat saja, waktu Manohara datang ke Indonesia, hampir bahkan selalu media massa memberitakannya. Setelah itu, belum habis "masa berlaku" berita Manohara, kasus Prita Mulyasari muncul. Seharian penuh juga beritanya dilihat oleh banyak orang di Indonesia. Kemudian kasus Ambalat juga, banyak yang merasa kalau harga diri Indonesia diinjak-injak oleh Malaysia.Untuk kasus pesawat-pesawat di Indonesia yang sering mengalami kecelakaan, ada hal yang terpikir oleh saya. Yang salah dimana? Apakah memang pesawatnya memang tidak layak pakai? Kalau iya, sangat disayangkan sekali, karena sebenarnya sudah diperingatkan dari bertahun-tahun yang lalu, mulai dari kecelakaan Lion Air, Garuda Indonesia, belasan kasus pesawat tergelincir, helikopter yang jatuh di Papua dan di tempat-tempat lainnya, tapi kok terlihat kalau bencana itu seperti angin lalu saja. Seperti tidak mengambil manfaat apa-apa dari bencana itu. Atau jangan-jangan uang lebih berharga daripada nyawa. Atau apakah memang pilotnya yang tidak pengalaman dan kurang mahir? Cuaca buruk? Yah, apa pun alasannya tidak bisa menampik bahwa muncul anggapan bahwa Indonesia merupakan negara paling tidak aman dalam transportasinya.
Kemudian Manohara Odelia Pinot yang katanya disiksa oleh suaminya di kerajaan Kelantan. Kalau ini saya tidak bisa komentar, biarlah waktu yang menjawab semuanya. Namun, sangat disayangkan sekali kalau seorang raja yang memiliki gelar terhormat dan dipandang sebagai orang yang patut dicontoh melakukan penyiksaan.
Dan yang membuat kurang masuk di akal adalah mengenai Prita Mulyasari yang dipenjara karena sekedar curhat mengenai pengalamannya di Rumah Sakit Omni Internasional melalui email kepada teman-temannya dan tidak ada niat untuk mencemarkan nama baik rumah sakit itu. Begini, tentu anda semua pernah melihat di koran-koran bagian rubrik surat pembaca kan? Bukankah itu sama dengan apa yang Ibu Prita Mulyasari tulis? Buktinya, sampai sebelum kasus ini muncul, tidak ada satu pun orang yang menulis di surat pembaca, ataupun tempat yang serupa dihukum penjara karena dianggap mencemarkan nama baik. Bahkan tidak sedikit pula suatu lembaga yang diprotes oleh konsumennya, tanpa malu-malu mengakui kesalahannya dan meminta maaf serta melakukan klarifikasi. Dan jika dilihat, kalau Ibu ini hanyalah mengirimkan email yang berisi pengalaman buruknya melalui email kepada teman-temannya. Tidak mungkin sampai ratusan bahkan ribuan yang ia kasih tahu. Bahkan kalau sampai menyebar pun, itu bukan kehendaknya. Saya rasa jumlah pembaca mengenai curhatan Ibu Prita lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah pembaca koran terkenal. Tentu jika memang mencemarkan nama baik, tidak akan sebesar pengaruhnya dibandingkan melalui media lain. Tetapi pengadilan justru mengeluarkan keputusan penjara dan pembayaran ganti rugi. Sangat disayangkan sekali, kok namanya pengadilan tetapi kok tidak adil, hanya dilihat kepentingan rumah sakit Omni saja, tidak memandang bahwa konsumen juga memiliki hak yang juga harus dibela oleh hukum.
Kemudian Malaysia yang mencari-cari masalah saja dengan Indonesia. Sudah tahu kalau ada hukum kedaulatan wilayah masing-masing, tetapi memang niatnya terlihat kalau ingin mencari masalah, ya Ambalat pun sebagai tumbalnya. Indonesia dan Malaysia memang terlihat kurang akur ya, lagu Rasa Sayange yang dicuri Malaysia, Angklung yang seharusnya milik Indonesia dipatenkan di sana, jumlah lagu buatan Indonesia harus dikurangi peredarannya di Malaysia melalui kebijakan pemerintah sana, dan tahu tidak kalau ingin melihat ejekan cercaan secara langsung antara Indonesia dan Malaysia, salah satunya bisa dilihat DI SINI. Tapi tidak baik kalau saya juga menuliskan hal-hal yang bersifat cercaan di sini. Sama saja saya orang yang beda ucapan beda perbuatan kalau begitu.
Ya sampai disini dulu yang aya tuliskan di sini yah. Terlalu berat bagi saya untuk dibahas lebih mendalam karena saya juga bukan ahli politik, umur juga masih muda (belum berkepala 2). Jadi kalau ada yang bersifat sok tahu, maafkan. Ini hanyalah pikiran orang awam yah.
Judulnya pasti sudah sangat familiar sekali yaa? Bagaimana tidak, kecelakaan Pesawat Hercules, kasus mengenai Manohara Odelia Pinot yang katanya disiksa oleh Raja Kelantan (Tengku Titi kalo ga salah panggilan akrabnya), Ibu Prita Mulyasari yang dipenjara 3 minggu dan sekarang menjadi tahanan kota hanya karena menyatakan yang dia alami di Rumah Sakit Omni Internasional kepada teman-temannya melalui e-mail, dan Malaysia yang seenaknya tanpa aturan masuk ke wilayah Ambalat, Indonesia.
Kejadian-kejadian di atas sangat menyita perhatian media massa dan masyarakat. Lihat saja, waktu Manohara datang ke Indonesia, hampir bahkan selalu media massa memberitakannya. Setelah itu, belum habis "masa berlaku" berita Manohara, kasus Prita Mulyasari muncul. Seharian penuh juga beritanya dilihat oleh banyak orang di Indonesia. Kemudian kasus Ambalat juga, banyak yang merasa kalau harga diri Indonesia diinjak-injak oleh Malaysia.Untuk kasus pesawat-pesawat di Indonesia yang sering mengalami kecelakaan, ada hal yang terpikir oleh saya. Yang salah dimana? Apakah memang pesawatnya memang tidak layak pakai? Kalau iya, sangat disayangkan sekali, karena sebenarnya sudah diperingatkan dari bertahun-tahun yang lalu, mulai dari kecelakaan Lion Air, Garuda Indonesia, belasan kasus pesawat tergelincir, helikopter yang jatuh di Papua dan di tempat-tempat lainnya, tapi kok terlihat kalau bencana itu seperti angin lalu saja. Seperti tidak mengambil manfaat apa-apa dari bencana itu. Atau jangan-jangan uang lebih berharga daripada nyawa. Atau apakah memang pilotnya yang tidak pengalaman dan kurang mahir? Cuaca buruk? Yah, apa pun alasannya tidak bisa menampik bahwa muncul anggapan bahwa Indonesia merupakan negara paling tidak aman dalam transportasinya.
Kemudian Manohara Odelia Pinot yang katanya disiksa oleh suaminya di kerajaan Kelantan. Kalau ini saya tidak bisa komentar, biarlah waktu yang menjawab semuanya. Namun, sangat disayangkan sekali kalau seorang raja yang memiliki gelar terhormat dan dipandang sebagai orang yang patut dicontoh melakukan penyiksaan.
Dan yang membuat kurang masuk di akal adalah mengenai Prita Mulyasari yang dipenjara karena sekedar curhat mengenai pengalamannya di Rumah Sakit Omni Internasional melalui email kepada teman-temannya dan tidak ada niat untuk mencemarkan nama baik rumah sakit itu. Begini, tentu anda semua pernah melihat di koran-koran bagian rubrik surat pembaca kan? Bukankah itu sama dengan apa yang Ibu Prita Mulyasari tulis? Buktinya, sampai sebelum kasus ini muncul, tidak ada satu pun orang yang menulis di surat pembaca, ataupun tempat yang serupa dihukum penjara karena dianggap mencemarkan nama baik. Bahkan tidak sedikit pula suatu lembaga yang diprotes oleh konsumennya, tanpa malu-malu mengakui kesalahannya dan meminta maaf serta melakukan klarifikasi. Dan jika dilihat, kalau Ibu ini hanyalah mengirimkan email yang berisi pengalaman buruknya melalui email kepada teman-temannya. Tidak mungkin sampai ratusan bahkan ribuan yang ia kasih tahu. Bahkan kalau sampai menyebar pun, itu bukan kehendaknya. Saya rasa jumlah pembaca mengenai curhatan Ibu Prita lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah pembaca koran terkenal. Tentu jika memang mencemarkan nama baik, tidak akan sebesar pengaruhnya dibandingkan melalui media lain. Tetapi pengadilan justru mengeluarkan keputusan penjara dan pembayaran ganti rugi. Sangat disayangkan sekali, kok namanya pengadilan tetapi kok tidak adil, hanya dilihat kepentingan rumah sakit Omni saja, tidak memandang bahwa konsumen juga memiliki hak yang juga harus dibela oleh hukum.
Kemudian Malaysia yang mencari-cari masalah saja dengan Indonesia. Sudah tahu kalau ada hukum kedaulatan wilayah masing-masing, tetapi memang niatnya terlihat kalau ingin mencari masalah, ya Ambalat pun sebagai tumbalnya. Indonesia dan Malaysia memang terlihat kurang akur ya, lagu Rasa Sayange yang dicuri Malaysia, Angklung yang seharusnya milik Indonesia dipatenkan di sana, jumlah lagu buatan Indonesia harus dikurangi peredarannya di Malaysia melalui kebijakan pemerintah sana, dan tahu tidak kalau ingin melihat ejekan cercaan secara langsung antara Indonesia dan Malaysia, salah satunya bisa dilihat DI SINI. Tapi tidak baik kalau saya juga menuliskan hal-hal yang bersifat cercaan di sini. Sama saja saya orang yang beda ucapan beda perbuatan kalau begitu.
Ya sampai disini dulu yang aya tuliskan di sini yah. Terlalu berat bagi saya untuk dibahas lebih mendalam karena saya juga bukan ahli politik, umur juga masih muda (belum berkepala 2). Jadi kalau ada yang bersifat sok tahu, maafkan. Ini hanyalah pikiran orang awam yah.
Jakarta International City
2010 ArfianHero. Content in my blog is joining with JakartaInternationalCity.wordpress.com.
- Arfianhero template designed by Simplex Design.
- Powered by Blogger.com.



























