Selamat Datang Di Dunia Arfianhero
Mengapa nama blog ini Arfianhero?
Ya, tentu saja ini pelesetan dari nama si pemilik blog, hehehe...
Saat ini sedang bekerja keras untuk mendapatkan prestasi baik di bangku kuliah, walaupun kenyataan tidak semudah membalikkan telapak tangan.
Motto = Berpikir ke depan namun maksimalkan hari ini.
Translate
Label
- Anime/Manga (1)
- Blog (2)
- Download CHIP (1)
- Fotografi (1)
- Gallery (1)
- Kesehatan (1)
- Motivasi (7)
- Passing Grade PTN (5)
- Peluang Uang (1)
- Pengalaman (10)
- Pengetahuan (2)
- Peristiwa (5)
- Politik (1)
- Properti (3)
- Tips Elektronik (4)
- Universitas (17)
- Windows 7 (1)
Followers
Jadwal Masuk Ditunda (Bukan berarti libur nambah :p) 2
00.183 bulanan lah..
Nyesel juga ga ngambil semseter pendek kalo tau liburan begini, maklum masih semseter 2, belom pengalaman hehehehe..
Sebenernya waktu awal-awal kuliah niat ga usah ngambil semester pendek, tapi nyodok aja semester atas. Tapi ternyata setelah dicoba semester 2 ini untuk nyodok mata kuliah semseter 4, AMPUNNN...Kayaknya bakalan trauma untuk nyodok lagi hahaha. Ya gimana ya, gara-gara nyodok, bukannya mempertinggi ip, malah bikin turun huhuhu.. Tapi namanya gw, kayaknya ga bakal kapok untuk nyoba nyodok mata kuliah lagi deh :p.
Sekarang tanggal 4 agustus. UI rencananya bakal masuk tanggal 30 Agustus. Eh tapi ternyata, Fasilkom buat kebijakan berbeda, jadi anak-anak fasilkom semester 3 ke atas masuk tanggal 20 September, berarti habis lebaran...HOREEEE!!!! Habisnya emang nanggung sih masuknya sekalian habis puasa aja. Emang nih kebijakan Fasilkom selalu membangkang dari kebijakan UI. Contohnya aja kayak mata kuliah Desain Pemrograman Berorientasi Objek (DPBO). Seharusnya kan UI sudah menetapkan kalau nilai dibawah 55 tidak LULUS, tapi karena tu pelajaran sulit, banyak yang ga lulus, akhirnya diubah deh standar nilainya jadi dibawah 50, Alhamdulillah...:)
Walaupun jadwal masuk diundur, bukan berarti liburnya nambah. Soalnya selama waktu itu, kita belajar secara online. ONLINE..ONLINE..ONLINE..ONLINE...Waduh, otak kayaknya mampet nih gara-gara kebanyakan libur :P

Ini lagi nyoba modem Mobi dari Mobile-8 punya temen, modemnya udah bisa 3,5 G CDMA di area yang mencakup Rev-A. Pake paket yang 150 ribu rupiah per bulan, atau di situs dijelaskan bahwa paket ini bisa download maksimal speed 3,1 mbps, kuota 2,5 GB selama satu bulan, kalau melebihi kuota kecepatannya turun hanya menjadi sekitar 153 kbps.
Mungkin teman saya tergiur dengan kecepatan yang tinggi namun dengan harga yang murah kali ya, maka dia membeli modem Mobi ini.
Namun ternyata.......
Tidak seperti yang diharapkan oleh teman saya. Dengan maksimal speed 3,1 mbps, seharusnya rata-rata untuk download paling tidak 1/10 dari kecepatan maks, yaitu sekitar 250-300 kbps. Namun ternyata ekspektasi itu salah. Mungkin ini juga pengaruh dari beberapa faktor yah, seperti lokasi, kedapnya ruangan, dan sebagainya. Saya mencoba modem ini di wilayah Jakarta Timur, tepatnya di Ciracas, dekat dengan Cijantung dan Cibubur.
Dari pengukuran, ternyata bandwithnya hanya sekitar 200-an kbps,bahkan pernah sampai 30an kbps, sangat jauh dengan 3,1 mbps. Iya sih, mungkin bandwith maksimal itu hanya bisa di dekat menaranya langsung ya, tapi paling tidak meskipun agak jauh dari menara, seharusnya tidak turun drastis sampai 200 kbps, turun 15 kali lipat. Paling tidak 1 mbps dirasa masih wajar.
Jadi....
dengan kecepatan segitu, kecepatan downloadnya hanya bisa 20-25 kbps, itu juga sudah yang maksimal, rata-rata di bawah itu. Bahkan jauh di bawah rata-rata jika di ruangan dengan tembok tebal.
Dengan kecepatan segitu, berarti di bawah kecepatan modem GSM operator terkenal dengan bandwith 256 kbps. Bayangkan, sungguh jauh sekali dengan 3,1 mbps. Kalau iya wilayah saya tidak tercover Rev-A, tapi kenapa indikator menunjukkan sinyal ada, dan kenapa pula di situs mobile-8 dicantumkan kalau wilayah saya tercover Rev-A.
Dan kalau ini juga disebabkan oleh pengguna internet mobi yang semakin banyak, saya rasa juga tidak wajar dari kecepatan 3,1 mbps turun 15 kali lipatnya bahkan lebih. Percuma beli paket bandwith 150 ribu rupiah per bulan, tapi kecepatannya dibawah paket modem gsm 100 ribu per bulan. Hal itulah yang membuat teman saya kecewa dan berniat menjual modem mobinya ke saya. Awalnya saya tertarik dengan bandwithnya yang besar, tapi ternyata setelah dicoba hanya segitu di wilayah saya, maka saya pun juga ikut kecewa.
Akhirnya teman saya memilih modem speedy dengan kecepatan 384 kbps, dan bisa download dengan kecepatan sampai 40 kbps.
Sekali lagi, agak kecewa dengan modem CDMA ini. padahal modemnya beli kurang dari 6 bulan, apakah iya modemnya ada beberapa kerusakkan, tapi yang jelas turunnya kecepatan bandwith tidak wajar.
Perasaan menjadi mahasiswa baru sebenarnya campur aduk. Senang karena sudah kuliah, sudah dewasa, sedih karena mesti meninggal kan seragam sekolah terdahulu (kan sekarang sudah tidak bisa memakai itu), bangga karena bisa masuk PTN favor (yah begitulah), cemas nanti pelajaran kuliah seperti apa, apakah bisa mengikuti pelajaran dengan baik, apakah bisa mendapatkan IP tinggi ( sekarang aja bolos >.<), bingung semuanya serba baru, bertemu dengan orang-orang dari berbagai daerah, yang bahasanya berbeda (jadi seringkali terasingkan kalo ngobrol dalam kelompok orang-orang yang berbahasa daerah), dan sebagainya. Oh iya, saya dari jurusan sistem informasi. Ini pilihan kedua sih, tapi akhirnya setelah mencari tahu apa yang akan dipelajari di jurusan ini, saya menyukainya(mudah-mudahan yah:D). Sistem informasi termasuk jurusan yang baru. Jurusan ini menggabungkan kemampuan komputerisasi dengan manajemen. Jadi fifty:fifty gitu. Yaudah bersambung sampe sini dulu, masa udah bolos karena ga enak badan, tiba-tiba bisa posting tulisan di blog, kesannya sakitnya cuma pura-pura. Hehehehe... Ini lanjutan tulisan bersambung dari yang di atas, ditulis 3 hari setelah postingan di atas. Oh iya, kuliah di Fakultas Ilmu komputer ternyata ga semudah yang saya pikirkan. Sebelum masuk kuliah, saya pikir komputer itu tidak terlalu sulit. Tapi ternyata salah. Di smester 1 jurusan sistem informasi ini, mata kuliahnya adalah, MPKT, bahasa inggris, Dasar-Dasar Pemrograman, Prinsip-Prinsip Sistem Informasi, dan Matematika Diskrit. Diantara ke lima mata kuliah smester 1 itu, yang saya pikir sulit adalah Dasar-Dasar Pemrograman. DDP menggunakan bahasa komputer yang cukup sulit untuk dimengerti, apalagi dikombinasikan dengan logika dan matematika, serta ketelitian. Huff, Ya Allah, semoga saya bisa memahami matkul ini dengan lebih baik lagi. Salut untuk anak-anak lain di fakultas yang pada hebat-hebat dalam matkul ini.
OBM UI 2009 bagi gw adalah suatu hal yang menarik dan berkesan yang pernah gw rasakan. Enam hari masa OBM telah dilewati, dalam pertemuan yang sesingkat itu, kesannya sangat melekat seperti melakukan pertemuan dalam waktu yang lama. Oh iya, gw adalah salah satu anggota kelompok OBM dengan kode G-2B. Di grup ini, terdiri dari kurang lebih 30 orang, yang namanya adalah Reza (Psikologi), Reza (Sosiologi), Galuh (Sosiologi), Aster (Geografi), Rahma (Manajemen), Aliyah (Geografi), Zulham (Teknik Mesin), Uta (SI), Awal (Sosiologi), Indra (SI), Valdi (SI), Bayu (Geografi), Chris (Kedokteran), Jody (Kedokteran), Clivandi (Akuntansi), Haris (SI), Sigit (Geografi), Andhika (Teknik Sipil), Ryan (Politik), Boy (Teknik Metalurgi), Edy (SI), Ave (SI), Sonia (FISIP), William (Kedokteran), Faris (Geografi), Hani (Ilmu Politik), Fio (Kedokteran), Ferdi (SI), Andriyan (SI), Fina (FISIP), dan gw, Arfian (SI).
Ada juga CML yang membahas tentang penggunaan teknologi informasi apa saja yang ada di UI dan yang bermanfaat. PBL yang sebenarnya sama dengan CL namun ada sedikit perbedaan, gw sebenarnya tahu cuma sulit mengatakannya hehe. IL yang membahas tentang literatur apa saja yang bermanfaat, bagaimana mengaturnya dengan baik, memanfaatkan indeks buku dengan lebih berguna, dan sebagainya. Dan yang paling saya senangi diantara ke semua itu adalah LS atau Learning Skill. Mengapa gw menyenangi ini?

Huhu, jatuh lagi jatuh lagi,,, pas jatuh pertama kali layarnya tiba2 ngeblank, tapi beberapa hari kemudian hidup lagi, yang jatuh kedua kalinya juga sama, layarnya ngeblank, trus beberapa hari lagi hidup lagi, nah yang terakhir ini, 9 hari yang lalu jatuh lagi, layarnya ngeblank lagi, berharap beberapa hari kemudian hidup lagi kayak yang dulu-dulu, tapi ini SUDAH LEBIH DARI SEMINGGU!!DAN Parahnya, bukan ngeblank doang, sinyalnya juga ga bisa masuk, udah dicoba telpon dari telpon rumah tapi ga bisa. Akhirnya, mungkinkah ini akhir dari riwayat HP ini??
Yah, namanya barang elektronik, sudah dibuat oleh produsennya ga bakal tahan seumur hidup, kalo tahan seumur hidup ntar produsennya bangkrut, haha.
Dan jreng jreng....Mungkin pada jam itu situs penerimaan ui menjadi situs Indonesia yang paling banyak dilihat. Dengan jantung deg-degan, muka pasrah, tidak sabar, penuh keikhlasan, para peserta SIMAK UI membuka situs ini. Dan apa yang terjadi? Tiap orang pasti mendapatkan reaksi yang berbeda-beda. Ada yang sedih, menundukkan kepala, kecewa karena gagal, dan ada pula yang terharu, bahagia, bangga, dan bersyukur karena lolos UI. Tapi mungkin yang pertama lebih banyak dirasakan karena dari 78 ribu peserta SIMAK UI, 68 ribu diantaranya mengikuti jalur S-1 Reguler, hanya kurang lebih 5000 peserta yang diterima, dan hanya sekitar 2000-an peserta yang diterima melalui jalur S-1 Reguler.

Begitu jam 00.01 pada tanggal 4 April dimulai, teman-teman saya melihat situs penerimaan ui. Sekitar jam 1-an, sms-sms mulai berdatangan ke HP saya, menanyakan bagaimana hasil yang saya terima. Sejujurnya saya waktu itu belum melihat hasilnya, masih takut kalau hasilnya tidak sesuai yang diharapkan. Ada teman-teman saya yang diterima di teknik elektro, teknik komputer, teknik lingkungan, teknik mesin, kesehatan masyarakat, ilmu keperawatan, sistem informasi, dan sebagainya. Namun ada pula yang sepertinya kecewa tidak diterima. Rasa penasaran saya mulai mengganggu waktu tidur pada malam itu. Ingin sekali melihat hasilnya, tapi takut kecewa.
Akhirnya saya melihat pengumuman itu jam 6.30 pagi. Dan hasilnya........diterima S-1 Reguler Sistem Informasi. Saya bersyukur pada waktu itu, walaupun gagal di teknik elektro, toh akhirnya saya menyadari, bahwa saya sudah ada firasat sejak awal, kalau saya mungkin lebih cocok ke komputer. Karena dari hari ke hari setelah SIMAK, saya malah semakin sering mengutak-atik komputer. Dan sesungguhnya, pada saat itu saya baru menyadari bahwa Sistem Informasi itu juga berhubungan dengan bisnis manajemen, yang pada dasarnya ilmu yang juga saya inginkan. Itulah yang terbaik bagi saya, yang terbaik bukan lah yang banyak orang lain inginkan, tetapi yang terbaik adalah apa yang disenangi, dan dengan tulus melakukannya.
Selamat kepada semua yang telah diterima di UI, dan yang belum lolos, yakinkan bahwa apa yang diterima nanti adalah yang terbaik, masih banyak jalur-jalur untuk diterima PTN. Jadi, jangan menyerah. Semoga semuanya lulus Ujian Nasional 2009. Amin.

Hallo, mungkin judulnya menyimpang dari isi blog ini yang pada umumnya ngebahas universitas yaa...hehehe.... Yah, nggak apa-apa lah, toh pada penasaran kan dengan judul ini -sok tau, judul ginian mah banyak dimana-mana-.
Kenapa saya ngebahas reality show? Ya, karena saya melihat kebohongan acara ini sudah menduduki derajat tingkat tinggi - maaf ya, kalo postingan kali ini terlalu subjektif, saya hanya ingin menyampaikan sesuatu yang menurut saya itu tak masuk akal-, kalau dulu kebohongan reality show bisa dilihat dari adegan yang kaku, omongan para pemain yang terasa dibuat-buat, namun sekarang hal itu sulit dibedakan.
Reality show apa saja yang ada unsur penipuan? BANYAK -ini subjektif ya-. Mungkin yang saat ini sedang fenomenal adalah reality show Termehek-mehek. Acara ini katanya selalu menduduki peringkat 1 atau 2 Trans TV bersaing dengan Me vs Mom. Mengapa saya bilang acara ini mengandung unsur penipuan?
Saya melihat acara ini terbungkus dengan sangat apik, seperti kenyataan yang benar-benar terjadi. Memang acara itu bohong? Nah, dari pertanyaan ini maka saya menganggap kebohongannya sudah tingkat tinggi. Banyak loh yang tertipu -termasuk saya hehehe-, buktinya ratingnya tinggi. Apa saja yang membuat reality show Termehek-mehek terkategori penipuan tingkat tinggi -ini subjektif pandangan saya ya-, contohnya seperti ini:
- Mengapa klien yang melapor itu orang-orangnya selalu yang memiliki postur tubuh yang baik, bukan berarti selalu cantik atau ganteng ya, jarang loh yang postur tubuhnya gendut, kurus kering kerempeng, dsb.
- Kliennya selalu/kebanyakan masih muda. Ya itu tadi, memiliki hal yang enak dilihat di layar televisi. Jarang loh bapak-bapak atau ibu-ibu 50 tahun keatas.
- Setiap tim termehek-mehek datang ke tempat yang mereka tuju dan mengatakan "Kami dari Tim Termehek-mehek....", orang yang didatangi terlihat bersikap pasrah saja, jarang sekali yang menanyakan balik "Apa?Dari tim apa?" atau " Oh termehek-mehek, saya sering nonton acara ini, wah ga nyangka ya Termehek-mehek dateng ke sini, memang ada kejadian apa kok sampe dateng ke tempat saya?".
- Kliennya mau-mau saja membuka aibnya sendiri dan keluarganya di TV. Banyak kan kejadian yang tidak baik di Termehek-mehek? Apalagi acara ini ber-rating tinggi, yang nonton banyak, pasti ada dari tetangga, teman-teman, saudara klien yang nonton acara itu. Gimana nasib klien kalau gitu setelah syuting? Pasti ga nyaman sama sekelilingnya kan.
- Setiap pencarian pasti ketemu orangnya, jarang gagal. Hebat!
- Setiap episode pasti punya tema masing-masing yang jarang sama.
- Setiap episode pasti cara menemukan targetnya, mesti mutar-muter lama dengan frekuensi yang hampir sama setiap episode. Jarang 2 -3 kali langsung nemu alamat target. Mungkin saja kan supaya acaranya tambah seru dan membingungkan.
- Banyak episode yang dirasa terlalu berlebih-lebihan, di dramatisir, dan menyeleweng dari kehidupan manusia pada umumnya. Ga apa-apa sih kalau sekali-kali, toh kasus kehidupan banyak macamnya, tapi ini hampir setiap episode selalu begitu. Mungkin demi menjaga rating...
- Kalau hal-hal diatas sudah menunjukkan penipuan/kebohongan, berusaha ditutupi dengan akting dari pembawa acaranya yang serius, menangis karena kejadian yang mengharukan, dsb.
- Setiap akhir acara, ada tulisan yang menyatakan bahwa acara ini sudah mendapat persetujuan dari pihak yang terlibat. Apa buktinya? Memang target setuju dengan hal itu?
- Dan konon kabarnya pemainnya perlu casting dan dibayar.
Terlepas, dari itu semua, pihak stasiun TV pasti tahu kalau masyarakat pintar, namun tidak berpengaruh karena lebih banyak yang percaya peristiwa itu. Selain itu, masyarakat butuh hiburan, entah bohong atau tidak, yang penting menghibur. Dan sekali lagi, postingan ini subjektif pendapat saya ya.
Pengumuman SIMAK UI tanggal 4 April, kalo dipikir-pikir, keterima gak yaa... Yang udah enak pastinya yang dapet skornya tinggi-tinggi, tinggal berdoa aja moga-moga ga ada kesalahan teknis dalam proses pemeriksaannya.
Tapi bagi yang dapet skor dalam area yang rentan - bisa keterima atau tidak- moga-moga itulah yang terbaik ya.
Kalo kalian keterima di UI, kabarin yaa!
Jakarta International City
2010 ArfianHero. Content in my blog is joining with JakartaInternationalCity.wordpress.com.
- Arfianhero template designed by Simplex Design.
- Powered by Blogger.com.

