Selamat Datang Di Dunia Arfianhero
Mengapa nama blog ini Arfianhero?
Ya, tentu saja ini pelesetan dari nama si pemilik blog, hehehe...
Saat ini sedang bekerja keras untuk mendapatkan prestasi baik di bangku kuliah, walaupun kenyataan tidak semudah membalikkan telapak tangan.
Motto = Berpikir ke depan namun maksimalkan hari ini.
Translate
Label
- Anime/Manga (1)
- Blog (2)
- Download CHIP (1)
- Fotografi (1)
- Gallery (1)
- Kesehatan (1)
- Motivasi (7)
- Passing Grade PTN (5)
- Peluang Uang (1)
- Pengalaman (10)
- Pengetahuan (2)
- Peristiwa (5)
- Politik (1)
- Properti (3)
- Tips Elektronik (4)
- Universitas (17)
- Windows 7 (1)
Followers
Ibadah Bukan Hanya Untuk Meminta Rejeki 0
01.27Maka hanya sebesar itulah yang kita peroleh
Jangan pernah berhitung dengan Allah atas apa yang akan diberikan Allah atas ibadah kita
Maka Allah akan memberikan Alam semesta kepadamu
Sifat sombong pasti sudah banyak yang tahu. Namun apakah kita (khususnya saya) juga tahu bagaimana menilai orang itu ‘benar-benar’ sombong?
Saya rasa belum tentu, sebelum mencap orang lain sombong, hal yang perlu dilakukan adalah melihat ke dalam diri sendiri. Saya rasa banyak yang menilai orang lain sombong ketika orang lain yang dianggap sombong itu kehidupannya tiba-tiba berada di atas, karena ketidakmampuan orang yang mencap orang lain sombong itu. Padahal orang yang dikira sombong itu bersikap biasa-biasa saja. Namun mungkin karena ada perasaan iri, dengki, kesal kenapa orang seperti itu yang harus berada diatas, maka anggapan sombonglah yang terbersit dalam pikiran.
Sehingga untuk mereduksi pikiran negatif sombong terhadap orang lain, yang perlu dilakukan adalah berusaha untuk menyamakan kedudukan orang yang dicap sombong. Menyamakan bukan berarti harus sama dalam hal secara fisik, kemampuan, atau materi, tetapi sama dalam hal berpikir. Kita (khususnya saya) sering menilai orang lain sombong, karena selalu berpikir melihat orang lain itu diatas. Jika diubah hal itu dengan memikirkan saya berada dalam kedudukan yang sama, tentunya pikiran negatif sombong dapat dikurangi. Pikiran negatif hanyalah membawa penyakit.
Saya pun masih harus banyak belajar akan hal ini. Teori itu lebih mudah daripada praktek. Kesenangan, kebahagiaan, kesedihan yang membuat itu individu masing-masing.
LIHAT ARTIKEL TERKAIT :
Menghayal itu 100 persen manusia pernah rasakan. Bagaimanakah perasaan kalian ketika menghayal?? Apa sih alasan kita menghayal?Apakah menghayal itu baik?
Oke, bagi saya menghayal itu merupakan suatu bentuk mengkondisikan diri saya pada sesuatu yang saya inginkan. Namun bentuk itu bukanlah real atau nyata, melainkan maya. Khayalan itu datang biasanya pada saat-saat tertentu. Saat-saat itu adalah saat ketika kita menginginkan sesuatu, ataupun dalam situasi yang menyedihkan, tidak ada bantuan, ataupun sebagainya. Oleh karena itu, khayalan itu merupakan kebalikan dari kondisi yang nyata, dan khayalan itu tidak pasti, hanya imajinasi, tanpa bukti, dan ‘menerbangkan’.
Khayalan itu menurut saya baik, dalam konteks khayalan dalam kondisi sesuai dengan norma. Namun bukan itu saja, khayalan itu baik jika bisa dipertanggung jawabkan. Banyak yang menghayal, bercita-cita menjadi insinyur, dokter, tentara, pemain sepak bola, ulama, pendeta, pengusaha kaya raya, menjadi orang yang dihormati, mendapatkan nilai yang bagus, punya keluarga yang bahagia, dan sebagainya, tapi itu hanya diwujudkan dalam khayalan. Khayalan dijadikan sebagai pelarian diri dari kondisi nyata yang dirasa keras, banyak masalah, dan sebagainya. Sehingga sebagian besar waktu digunakan untuk menghayal, tanpa ada tindakan untuk mewujudkan khayalan itu. Khayalan membuat terbuai dalam angan-angan, tetapi juga dapat membuat kehancuran dalam kehidupan. Khayalan dapat membuat malas, bahkan kecanduan.
Oleh karena itu, jika berkhayal, sebaiknya juga dilakukan dalam tindakan untuk mewujudkan hal itu. Jika hari demi hari, waktu demi waktu, hanya khayalan saja, itu sama saja membuang hidup dengan sia-sia. Padahal jika khayalan yang baik itu ingin bisa diraih, harus melakukan sesuatu tindakan yang terbaik saat ini, hari ini. Khayalan kan bayangan masa depan, dan masa depan itu akan dilalui tentunya dengan melewati hari ini. Memang untuk mewujudkan khayalan yang baik itu tidak mudah, sangat sulit. Padahal sudah bekerja keras, membanting tulang, memeras keringat, berpeluh di tengah matahari, tapi kenapa masih gagal, tidak mencapai sesuai khayalan yang dinginkan, sehingga malah membuat putus asa, terjatuh. Sebenarnya ada satu hal yang kurang yaitu adalah BERSABAR.
Mungkin berdoa dengan ikhlas kepada Sang Kuasa, jalan untuk mendapatkan kesabaran akan ditunjukkan, sehingga kebahagiaan dapat diraih.
Tentunya saya juga ingin bisa melakukan seperti apa yang saya tulis diatas, dimana proses juga dibutuhkan dalam mempraktekannya.

Ada sebuah cerita mengenai seseorang. Orang itu tumbuh sebagai jiwa yang pendiam, pemalu, dan berpikir. Ia sering melamun. Pada saat usianya 12 tahun, tubuhnya mengalami penggemukan. Setiap orang sering mengejeknya dengan perkataan "Monster". Meskipun ia sering diejek karena tubuhnya, ia tidak terlihat tidak menyukainya. Justru ia merasa bahwa itu adalah bentuk semua orang memperhatikannya. Pada suatu hari, ia melakukan sesuatu yang benar-benar bodoh di kelas dan membuat semua orang tertawa. Dia sadar bahwa dengan perbuatan bodoh itu adalah cara agar ia dapat diterima oleh semua orang, sehingga ia seperti badut kelas. Hal itu sebenarnya melelahkan baginya karena perbuatan itu bukan tipenya. Dia terperangkap dalam kepribadian yang sebenarnya bukan kepribadiannya. Hal itu terus berlangsung sampai akhirnya ia memutuskan untuk pindah, karena dengan kepindahan itu membuatnya bebas dari perangkap.
Ketika orang itu berpura-pura menjadi seseorang yang bukan dirinya yang sebenarnya, perbuatan itu membuatnya lelah. Jika kamu tidak menerima orang lain apa adanya dan berusaha mengubah mereka menjadi sesuatu yang lain, berarti kamu telah membuat mereka tidak menyukai kamu dan kamu telah berbuat kejam terhadap mereka. Seperti kamu yang tidak perlu berubah demi kesenangan orang lain yang belum tentu baik kepada kamu, janganlah berusaha membuat orang lain berubah demi kesenanganmu. Karena hal itu membuat persahabatan dan kehidupan menjadi tidak tulus. Apakah kamu mau diterima atau tidak di dalam lingkungan itu, berusahalah untuk tidak terjerumus ke hal-hal yang tidak sesuai dengan dirimu. Karena sahabat yang baik bagi dirimu adalah ia yang mau menerima dirimu apa adanya. Dan jika kamu ingin menjadi sahabat yang baik, maka terimalah teman kamu apa adanya, bukan karena ia "terlihat" disukai oleh orang lain.
Terimalah diri kamu apa adanya sekarang juga. Mengubah sesuatu di bagian luar dari diri kamu tidak akan mengubah perasaan kamu tentang siapa diri kamu sebenarnya.Kadang saya tidak menghargai apa yang saya punyai saat ini. Baik itu fisik maupun karakter diri saya sendiri. Lantas yang dilakukan adalah selalu mengeluh. Sebenarnya ada beberapa hal yang dapat diubah, beberapa hal yang tidak dapat diubah, ataupun beberapa hal yang harus kamu terima. Mau mengeluh seperti apapun, menangis, berteriak, marah, itu tidak ada gunanya. Itu malah merusak diri kamu sendiri. Hal itu menambahkan keburukan dari yang kamu terima saat ini. Tidak ada kejelekan, keburukan, dan kehancuran dalam diri kamu jika kamu tidak memikirkan hal itu. Yang membuat diri kamu buruk adalah pikiran kamu sendiri, bukan penampilan fisik atau karakter diri kamu.
Kamu berpikir kalau Allah tidak adil menciptakan kamu dengan fisik dan karakter yang buruk. Lantas kamu terus-menerus menganggap diri kamu buruk dan membuat kamu melakukan hal yang buruk. Padahal kamu sebenarnya tidak sejelek, sejahat, yang kamu pikirkan. Karena pikiran negatif itulah perasaan itu muncul dan mempengaruhi tingkah laku dan penampilan kamu.
Oleh karena itu, jika kamu ingin berubah menjadi lebih baik, rubahlah dari sekarang dengan menerima diri kamu sendiri. Menjadi preman, memakai narkoba, suka memfitnah orang lain, mendendam, tidak pernah beribadah, dan sebagainya, itu bukanlah tameng tempat pelarian kita semua tentang diri kita. Itu bukanlah bentuk protes kepada Allah, namun itu bentuk dari malasnya berpikir. Berusahalah untuk ikhlas, sabar, dan berpikir karena hal itu sangat besar pengaruhnya terhadap diri sendiri.

Kamu menerima ribuan pemikiran dari setiap kejadian. Beberapa bersifat positif dan beberapa lagi bersifat negatif. Kebanyakan pemikiran diterima kamu melalui media elektronik, koran, dan orang lain. Sebagian besar masuk ke dalam struktur pemikiran kamu. Pikiran negatif yang menyerang kesadaran perlu kamu tertibkan. Jika tidak, pikiran negatif itu akan mempengaruhi penampilan dan tentu saja perilaku kamu. Ketika kamu merasa kamu telah menurutkan hati nurani untuk berpikir negatif, segera katakan pada dirimu " Berhenti, berhenti." Cara ini sangat efektif untuk menertibkan pikiran-pikiran kamu dan cara ini juga memberikan kamu kesempatan untuk berpikir secara positif.

Mulailah dengan berbuat baik dan peduli pada diri kamu sendiri. Pedulilah pada diri kamu sendiri di dunia ini. Jika orang-orang berusaha mengambil keuntungan dari kamu, katakan pada mereka bagaimana perasaanmu. Jika orang-orang ingin memanipulasi kamu, jelaskan sudut pandang kamu dan jangan mengambil bagian dari itu. Jika orang-orang ingin meminta pada kamu, berikan apa yang kamu siap berikan, jangan biarkan mereka berjalan melewati kamu.
Gunakan daftar berikut jika kamu ingin berbicara yang sebenarnya :
- Periksa faktanya.
- Berbicaralah yang sebenarnya, kamu tidak perlu orang lain untuk mendukung ceritamu.
- Dengarkan sungguh-sungguh pembicaraan orang lain.
- Hilangkanlah perasaan yang tidak enak atau menyakitkan karena suatu masalah, sehingga kamu dapat menemukan alasan di belakang munculnya masalah itu.
- Jangan memanipulasi.
- Lakukanlah hal yang positif.
Jakarta International City
2010 ArfianHero. Content in my blog is joining with JakartaInternationalCity.wordpress.com.
- Arfianhero template designed by Simplex Design.
- Powered by Blogger.com.